EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN

Pengantar Ada kalanya dalam hubungan utang-piutang, seorang debitur tidak mampu melunasinya dengan pembayaran uang melainkan dengan menjaminkan hak atas dirinya, dalam hal ini biasanya dibebankan pada hak milik, hak guna usaha dan hak guna bangunan. Penjaminan ini disebut sebagai Hak Tanggungan. Hak Tanggungan dalam Undang-undang Nomor 4 Tahun 1996 tentang Hak Tanggungan (“UUHT”), adalah hak Read more about EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN[…]

ALAT BUKTI DALAM HUKUM ACARA PERDATA

Alat bukti adalah segala sesuatu yang oleh undang-undang ditetapkan dapat dipakai membuktikan sesuatu. Alat bukti (bewijsmiddel) bermacam – macam bentuk dan jenisnya. Dengan adanya alat bukti maka dapat dengan terang dan jelas setiap dalil- dalil yang diajukan. Alat bukti disini adalah alat bukti dalam hukum acara perdata. Berdasarkan Pasal 164 HIR dan 284 Rbg serta Read more about ALAT BUKTI DALAM HUKUM ACARA PERDATA[…]

GUGATAN SEDERHANA

Gugatan sederhana merupakan gugatan perdata dengan nilai gugatan materiil paling banyak Rp. 200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah) yang diselesaikan dengan tata cara dan pembuktian yang sederhana. A. KRITERIA GUGATAN SEDERHANA Para pihak harus memenuhi kriteria sebagai berikut : Masing – masing satu penggugat dan tergugat yang merupakan orang perseorangan atau badan hukum. Penggugat maupun tergugat Read more about GUGATAN SEDERHANA[…]

Sekilas Pandang Kekayaan Intelektual di Indonesia

Anda pasti pernah mendengar ucapan “saya mau patenin merek” atau, “saya mau daftar paten untuk lagu/foto/lukisan ciptaan saya”. Tahukah anda bahwa Paten, Merek, dan Hak Cipta adalah suatu hal yang sangat berbeda, sehingga ucapan-ucapan tersebut diatas tidaklah tepat. Lalu, Apa yang membedakan istilah-istilah tersebut diatas? Dan bagaimana istilah-istilah tersebut tepat untuk digunakan? Untuk menjawab hal Read more about Sekilas Pandang Kekayaan Intelektual di Indonesia[…]